Teknologi informasi
muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan
organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup
barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen
terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini,
perusahaan mencari terobosan dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi
diharapkan dapat menjadi fasilisator dan interpreter. Semula teknologi
informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin
berkembangnya teknologi informasi, hampir semua aktivitas organisasi saat ini
telah memanfaatkan aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.
Teknologi informasi
adalah sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan
teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi
jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya.
Teknologi diciptakan
untuk mempermudah proses sehingga meningkatkan kualitas kerja supaya menjadi
lebih efektif dan efisien. Contohnya: teknologi seluler, teknologi komputer,
teknologi internet(e-mail, Facebook, dll).
Kemajuan teknologi yang
terjadi sejak lahir abad ke -19 banyak ditandai dengan peningkatan secara cepat
teknologi yang menghemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu, seperti ATM,
pabrik rokok, perakitan mobil, RPH, robotika dan simulator terbang.
Fenomena yang relatif
langka, karena hampir semua riset IPTEK di dunia yang dilakukan di
negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan
modalnya. Contoh:e-business, e-commerce, e-learning.
Dikutip dari:
“Teknologi
Informasi” Abdul Kadir & Terra Ch. Triwahyuni
Tidak ada komentar:
Posting Komentar